Ibnu Mas’ud Berbicara Tentang Penghafal Al-Qur'an

 


Dari Musayyab bin Rafi', dari Abdullah bin Mas’ud diriwayatkan bahwa beliau berkata, "Seorang penghafal (ahli) al-Qur'an, harus dikenal dengan qiyamul lail pada malam hari saat orang-orang tidur, dan berpuasa pada siang hari di kala orang-orang tidak berpuasa, dengan kesedihannya di kala orang-orang bergembira, dengan tangisnya, di saat orang-orang berbicara tidak karuan, dan dengan khusyu'nya, di kala orang-orang bersikap congkak.

Seorang penghafal (ahli) al-Qur'an juga harus menjadi orang yang mudah menangis, mudah bersedih (karena dosa-dosanya), berjiwa santun, bijaksana dan banyak diam. Seorang penghafal (ahli) al-Qur'an, tidak layak bersikap congkak, teledor, suka berteriak, menjerit-jerit dan pemarah."

- Shifatush-Shafwah, 1/413 dalam Meneladani Akhlak Generasi Terbaik, hal. 95

Komentar

Postingan Populer