Ringkasan 'Ulumul Qur'an #01: Pendahuluan




PRAKATA

Dengan Nama Allah, Tuhan sekalian alam, Salam sejahtera atas mereka yang teguh dijalan Islam.

Sahabat beradab sekalian yang kami banggakan, kami hadirkan sedikit pengetahuan dalam bentuk tulisan, semoga bisa bermanfaat bagi dunia juga akhirat yang akan datang. terus semangat memperluas pengetahuan karena itu jalan menuju kebahagiaan.

Pada tulisan kali ini kami hadirkan mukhtashar (rangkuman) dan atau catatan ringkas pembahasan 'Ulumul Qur'an.

'ULUMUL QUR'AN (BAG. 01)

A. Apa itu 'Ulumul Quran?

'Ulumul Quran ( عُلُومُ الْقُرْآنِ ) berarti ilmu-ilmu Al-Qur'an, maksudnya adalah pengkajian yang berkaitan dengan Al-Qur'an dari sisi penurunan, pengumpulan, penyusunan dan pembukuannya, serta pengetahuan terhadap asbabunnuzul, pengkategorian makiyyah madaniyyah, nasikh mansukh, muhkam mutasyabihat, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan pembahasan Al-Qur'an.

B. Apa tujuan belajar 'Ulumul Quran?

Tujuannya adalah untuk

1. Memahami kalam Allah ﷻ sesuai penjelasan dari Rasulullah ﷺ dan penafsiran yang dikutip dari para sahabat dan para tabi'in ridwanullah 'alaihim, 

2. Mengetahui cara dan gaya Ahli tafsir (baca: mufassir) dalam menafsirkan Al-Qur'an, 

3. Mengetahui karakteristik setiap mufassir, dan

4. Mengetahui syarat menafsirkan serta hal-hal detail dalam bidang ilmu ini.

C. Tambahan: Keutamaan mempelajari 'Ulumul Qur'an

Diantaranya:

1. Menjadi sebaik-baik Manusia, dalam Shahih Bukhori disebutkan:

عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

"Dari 'Utsman bin affan, dari Nabi ﷺ beliau bersabda: 'Sebaik-baik diantara kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya'." (H.R. Bukhari)

2. Mendapat jaminan penjagaan diri Allah, sebagaimana dalam Sunam At-Tirmidzi disebutkan:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَقَالَ : يَا غُلَامُ، إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ : احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّه تَجِدْهُ تُجَاهَكَ... 

"Dari Abdullah bin Abbas, ia berkata: 'Pada suatu hari aku pernah berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, ‘Wahai anak muda! Sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kalimat kepadamu. Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu...'." (H.R. At-Tirmidzi)

Dengan mempelajari 'Ulumul Qur'an, esensinya seseorang sedang menjaga agama Allah. 

3. Mulia dimata manusia, sebagaimna perkataan Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafii:

وَاعْلَمْ أَنَّهُ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ جَلَّ فِي عُيُوْنِ النَّاسِ

"Ketahuilah bahwa siapa yang belajar Al-Qur'an dia akan mulia dimata manusia".

Bukan berarti kita belajar untuk mendapatkan kemuliaan dimata manusia, tapi ini keutamaan yang secara empiris didapati oleh Imam Asy-Syafii.

Tentu masih banyak keutamaan yang tidak bisa dicantumkan kesemuanya.[]

-Allahu a'lam-

Oleh: Sigit Perdiansyah

Referensi:

[1] El-'Afifi, Ibnul Abdil Bari. (2016 M). Ensiklopedia Hikmah Intisari Kitab Shifatu Shafwah. Solo: Kuttab Publishing

[2] Jami' Kutubut Tis'ah (apk) 

[2] Zakaria, Aceng. (1424 H). Al-Bayan Fii 'Ulum  Al-Qur'an. Garut: Dar Ibn Azka




Komentar

Postingan Populer